sebuah catatan harian seorang hamba Allah. Hanya ingin berbagi tentang sepenggal kisah hidup, mencoba me'makna'i perjalanan yang terlalu 'singkat' ini... dengan sesuatu yang lebih berarti...
Hai orang terperdaya Renungkanlah kematian Kesulitan Penderitaan dan kepahitannya ... Janji kematian itu benar, Ia cukup menggetarkan hati Membuat mata menangis Menakutkan banyak orang dan Ia memutuskan Segala kenikmatan serta angan-angan Hai anak Adam ... Pernahkah engkau memikirkan hari kematianmu ??? Perpindahan dari tempatmu ??? Pernahkah merenungkan saat engkau dipindahkan dari keluasan ke kesempitan ????/ Engkau diambil dari Kasur dan Pakaian .... Hingga Telanjang...????? Ditutupi dengan batu-bata dan tanah ?? Janji Kematian itu benar, Hai pengumpul harta .... Demi Allah, Engkau tidak lagi mempunyai Harta selain KAFAN .... Bahkan demi Allah ... Kafan itupun hancur dan rusak ... Sedangkan tubuhmu, Menjadi tanah .... dan kembali ke TEMPAT ASALmu Menunggu suatu masa yang tiada batas .... Renungkanlah ....